Setiap kali kurs bergerak atau pabrik menaikkan harga, banyak distributor membuka Excel dan menghitung ulang semuanya. Ratusan produk, beberapa tier harga, rumus yang disalin dari tahun lalu. Butuh berhari-hari, dan satu sel yang salah bisa membuat produk dijual rugi selama berbulan-bulan.
SolusinyaPrice list dihitung ulang dalam hitungan menitLihat cara kerjanyaUrutannya sebenarnya sederhana.
1. Mulai dari modal yang benar
Modal = harga pabrik × kurs × faktor biaya
Faktor biaya menampung ongkos kirim, bea masuk dan biaya lain sampai barang ada di gudang Anda, misalnya 1,12. Hitung faktor ini dari data impor nyata, bukan perkiraan, dan perbarui kalau ongkos kirim berubah.
2. Cek margin di harga terendah, bukan di harga ecer
Margin di harga ecer hampir selalu terlihat sehat. Yang berbahaya adalah harga terendah yang benar-benar Anda jual: tier partai, atau harga khusus untuk satu-dua toko besar. Di situlah margin habis lebih dulu saat kurs naik.
3. Tetapkan batas margin
Tentukan satu batas margin minimal, misalnya 15% di harga terendah. Setiap produk yang jatuh di bawah batas harus ditandai sebelum price list dikirim, lalu diputuskan: naikkan harga, minta harga pabrik, atau terima dengan sadar.
4. Lihat pesaing sebelum mengirim
Harga baru yang menjaga margin tapi jauh di atas pesaing akan membuat salesman kesulitan. Bandingkan dengan harga pesaing termurah per produk, terutama di tier yang paling sering dipakai toko.
5. Uji kurs sebelum terjadi
Jangan menunggu kurs naik. Hitung dua atau tiga skenario, misalnya kurs naik 3%, 6% dan 10%, supaya Anda tahu produk mana yang lebih dulu jatuh di bawah batas margin, dan kapan price list perlu diubah.
Semua langkah ini dalam hitungan menit. Di aplikasi Pricing, satu perubahan kurs langsung menghitung ulang modal dan margin setiap produk di harga terendahnya, menandai yang di bawah batas, dan menampilkan pesaing termurah. Kursnya bisa digeser untuk menguji skenario sebelum ada harga yang berubah.
Price list adalah salah satu pekerjaan yang paling tepat untuk mulai diotomatiskan, seperti yang kami jelaskan di cara memakai AI di perusahaan Anda.