English Konsultasi gratis
Membangun aplikasi29 Oktober 20265 menit baca

Biaya membuat aplikasi custom untuk distributor: rincian dan cara menghitungnya

Kisaran biaya membuat aplikasi custom di Indonesia 2026, komponen biayanya, biaya tahunan yang sering terlupa, dan cara menghitung apakah sepadan untuk distributor.

AndyCo-founder TAByte

"Berapa biaya membuat aplikasi?" Jawaban jujurnya: tergantung, dan rentangnya lebar, dari belasan juta sampai miliaran rupiah. Tapi "tergantung" tidak membantu Anda membuat anggaran. Artikel ini merinci dari mana angka itu datang, berapa kisaran yang wajar di Indonesia pada 2026, dan cara menghitung apakah sebuah aplikasi sepadan untuk distributor Anda.

Langkah berikutnyaKonsultasi gratis: lihat harus mulai dari mana di perusahaan AndaJadwalkan konsultasi

Kisaran biaya di pasar Indonesia 2026

Angka yang dipublikasikan beberapa software house Indonesia pada 2026 kurang lebih seperti ini:

Jenis aplikasi Kisaran biaya pembuatan Contoh di distributor
Alat internal sederhana, satu alur Rp15–40 juta Rekap penjualan harian otomatis
Sistem operasional satu divisi Rp40–120 juta Price list bertingkat, perencanaan order ke pabrik
Sistem lintas divisi dengan integrasi Mulai Rp120 juta Aplikasi sales yang membaca order, stok dan piutang dari ERP
Sistem skala perusahaan Ratusan juta sampai miliaran Pengganti ERP, banyak cabang, aturan audit

Setiap vendor menghitung berbeda, jadi pakai kisaran ini sebagai patokan, bukan harga pasti.

Dari mana angka itu datang

Hampir semua software house menghitung dengan rumus yang sama: jumlah hari kerja dikali tarif per hari. Tarif developer berpengalaman tiga sampai tujuh tahun di Indonesia rata-rata Rp750 ribu sampai Rp1,5 juta per hari kerja. Jadi yang benar-benar menentukan biaya adalah berapa hari kerja yang dibutuhkan, dan itu ditentukan oleh:

  • Jumlah alur kerja. Satu laporan otomatis jauh lebih kecil daripada aplikasi yang dipakai salesman, admin, dan manajer dengan hak akses berbeda.
  • Integrasi. Membaca data dari ERP atau sistem akuntansi bisa sederhana atau rumit, tergantung sistemnya.
  • Pengguna di lapangan. Aplikasi untuk ponsel salesman harus tetap jalan dengan sinyal lemah dan layar kecil.
  • Aturan bisnis. Tingkatan harga, diskon bertingkat, aturan kredit per toko: setiap aturan perlu dibangun dan diuji.
  • Fitur AI. Ringkasan laporan suara atau analisa per toko butuh biaya pengembangan, ditambah biaya pemakaian model AI setiap bulan.

Biaya setelah aplikasi jadi

Bagian ini paling sering terlupa saat membandingkan penawaran:

  • Perawatan: umumnya 15–25% dari biaya pembuatan per tahun, untuk perbaikan bug, pembaruan keamanan, dan penyesuaian kecil.
  • Server dan hosting: dari beberapa ratus ribu sampai jutaan rupiah per bulan, tergantung jumlah pengguna dan data.
  • Layanan pihak ketiga: WhatsApp Business API, peta, email, atau gerbang pembayaran.
  • Biaya model AI: dihitung per pemakaian. Per transaksi biasanya kecil, tapi tetap perlu dianggarkan.
  • Fitur baru: permintaan tambahan setelah aplikasi berjalan biasanya dihitung terpisah dari perawatan.

Kalau sebuah penawaran tidak menyebutkan biaya-biaya ini, tanyakan sebelum tanda tangan.

Cara menghitung apakah sepadan

Jangan bandingkan biaya aplikasi dengan nol. Bandingkan dengan biaya cara kerja sekarang. Contoh sederhana untuk aplikasi rekap dan analisa penjualan:

  • Tiga admin dan supervisor masing-masing menghabiskan 10 jam per minggu untuk rekap dan analisa di Excel. Itu 30 jam per minggu, atau sekitar 1.500 jam per tahun.
  • Dengan asumsi biaya gaji dan tunjangan sekitar Rp12 juta per orang per bulan, atau sekitar Rp75 ribu per jam, pekerjaan itu bernilai sekitar Rp112 juta per tahun.
  • Itu belum termasuk penjualan tambahan dari toko yang selama ini tidak sempat dianalisa, seperti contoh di AI untuk analisa penjualan per toko.

Kalau aplikasi seharga Rp80 juta, ditambah perawatan 20% per tahun, menghapus sebagian besar pekerjaan itu, biayanya kembali dalam tahun pertama. Kalau pekerjaan yang diganti hanya dua jam per minggu, mungkin belum sepadan, dan software jadi atau Excel yang lebih rapi sudah cukup.

Cara menekan biaya tanpa mengorbankan hasil

  1. Mulai dari satu pekerjaan. Aplikasi pertama yang kecil tapi dipakai lebih berharga daripada sistem besar yang setengah jadi. Cara memilihnya ada di cara memakai AI di perusahaan Anda.
  2. Jangan ganti ERP kalau tidak perlu. Aplikasi yang membaca data ERP jauh lebih murah daripada menggantinya. Pertimbangannya ada di ERP atau aplikasi custom untuk distributor.
  3. Bayar per tahap. Pecah proyek menjadi beberapa tahap, dengan hasil yang sudah bisa dipakai di setiap akhir tahap.
  4. Siapkan pemilik di dalam perusahaan. Satu orang operasional yang memutuskan prioritas akan memotong banyak revisi.
  5. Pilih pembuat yang paham distribusi. Waktu yang dipakai untuk menjelaskan cara kerja distributor kepada pembuat yang belum paham juga ikut Anda bayar.

Patokan cepat: aplikasi pertama untuk distributor menengah biasanya paling masuk akal di ukuran satu divisi, dengan lingkup satu pekerjaan yang paling makan waktu. Setelah terbukti, aplikasi berikutnya lebih cepat dan lebih murah dibangun karena datanya sudah tersambung.

Pertanyaan untuk setiap penawaran

Sebelum membandingkan harga dari beberapa vendor, pastikan setiap penawaran menjawab:

  • Apa saja yang termasuk di setiap tahap, dan apa yang tidak termasuk?
  • Berapa biaya perawatan per tahun, dan apa saja yang dicakup?
  • Siapa pemilik source code, data, dan akun server?
  • Berapa lama sampai versi pertama bisa dipakai tim?
  • Bagaimana aplikasi membaca data dari sistem yang sudah ada?

Siapa yang sebaiknya membangun aplikasinya kami bahas di memilih software house, freelancer atau tim IT internal. Kalau Anda sedang menghitung tim sendiri, perhatikan juga gaji, waktu rekrut, dan risiko orang kunci keluar yang dibahas di sana.

Hitung untuk perusahaan Anda

Kisaran di atas hanya patokan. Biaya yang sebenarnya baru bisa dihitung setelah jelas pekerjaan mana yang mau diotomatiskan dan dari mana datanya. Dalam konsultasi gratis, kami bantu memetakan pekerjaan itu, supaya Anda bisa meminta penawaran dengan lingkup yang jelas, dari kami atau dari siapa pun.

Ditulis oleh

AndyCo-founder TAByte

Hampir 20 tahun menjalankan perusahaan distribusi di Indonesia, dan masih membangun sendiri aplikasi yang dipakai timnya setiap hari: dari analisis toko sampai order ke pabrik dan price list.

Mau ini dihitung otomatis?Kami siapkan dengan data dan cara kerja perusahaan Anda sendiri.
Konsultasi gratis